Sisanke Le Kentir

Kamis, 05 Oktober 2017

Tiba saatnya dimana Sang Kebanggaan akan melakoni partai hidup mati musim ini. Berlokasi diujung barat Pulau Jawa, Elang Kebanggan sudah ditunggu lawan bermainnya, Cilegon United. Partai di fase 16 besar yang sangat menentukan lolos tidaknya dari lubang jarum.

Nasi sudah menjadi bubur. Mari sejenak kita lupakan kekalahan memalukan dari PSPS Riau senin kemarin. Segala bentuk cacian makian tidak akan merubah hasil pertandingan sore itu. Bola itu bundar, semua kemungkinan bisa terjadi ,juga ada tawa kemenangan ada juga tangis kekecewaan. Semoga kekalahan di kandang sendiri lalu bisa menjadi bahan evaluasi dan pelecut semangat di pertandingan melawan Cilegon United Jumat ini, bahwa tidak ada kata lain selain memenangkan pertandingan di laga besok sebagai ganti rugi kehilangan 3 poin di kandang. 

Brigata Curva Sud akan tetap menemani Elang Pujaan pada esok hari. Segala kekuatan dari berbagai lini akan kami persatukan di Cilegon. Kami mengucapkan kulonuwun kepada masyarkat Cilegon dan seluruh unsur suporter yang ada di sana. Ijinkan kami mendukung Kebanggan yang akan berjuang, kawan.

Brigata Curva Sud juga mengajak seluruh ultra-ultra agar bisa menjaga diri baik-baik selama di sana. Berikan respect setinggi-tingginya kepada siapapun yang ditemuinya. Lalu, juga untuk yang masih merasa kurang yakin untuk berangkat. Kami berharap kalian bisa memikirkan ulang dan datang. Mungkin jika memang disana sulit, kami yakin Dewi Fortuna akan datang tepat pada waktunya. Sekiranya cukup. Mari rapatkan barisan di tribun.

Kami tunggu di Cilegon, kawan! BCS, Ora Muntir! 

Related Posts

Mau Dibawa Ke Mana PSS Sleman?

Minggu, 12 November 2017

Pasca kegagalan PSS Sleman menembus Liga 1, Brigata Curva Sud segara bergerak melakukan evaluasi terhadap kinerja tim PSS Sleman dengan cara menemui jajaran pemegang saham, CEO PT. Putra Sleman Sembada (PT. PSS) dan manajemen tim dalam kurun waktu yang berbeda dimulai pada tanggal 12 Oktober 2017. Dari beberapa pertemuan tersebut, Brigata Curva Sud dapat menyimpulkan sebagai berikut:

Tuhan Beserta Kita!

Selasa, 10 Oktober 2017

Sudahilah sedihmu, kawan! Mari kita lupakan bagaimana sakitnya dikalahkan oleh wasit pekan lalu di Cilegon. Kita wajib bangga kepada punggawa Elang Jawa yang telah mati-matian berjuang di Cilegon. Namun, PSS belum digariskan menang dalam pertandingan minggu lalu. Laga pamungkas telah menanti, hari ini akan menjamu tim wetan ndeso, Persis Solo. Meski sangat tipis peluang PSS untuk lolos ke 8 besar Liga 2 Indonesia, tetapi keyakinan ini masih ada. Masih ada 2 x 45 menit yang wajib kita perjuangkan, menjadi pemain ke-12 bagi 11 pemain yang berjuang di lapangan.